“Panitia bertugas mulai dari progres verifikasi sampai mempersiapkan rumah sewa tersebut untuk dihuni,” kata Wisaksono pada Koran Kaltim, Senin (26/2).
Kabag Pembinaan Perumahan dan Permukiman, Rosita Sinuraya menambahkan rumah sewa itu akan diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pihaknya menargetkan pada April mendatang, rumah sewa ini siap untuk ditempati. “Maunya kita bulan Maret ini sudah rampung, tapi paling tidak di awal April nanti,” tutur Rosita.
Saat ini sudah ada warga yang mendaftar dan akan segera dilakukan verfikasi terkait layak atau tidaknya pendaftar menempati rumah itu. “Waiting list-nya sudah ada,” ungkap Rosita.
Dari 100 unit yang masih tersedia, sekitar 80 di antaranya sudah siap untuk dihuni. “Karena tidak ada anggaran, maka kita lakukan perawatan seadanya dulu. Kita lakukan gotong royong setiap jumat. Dari 100 unit yang belum dihuni, kisaran 80 unit sudah siap untuk ditempati, yang kurang layak kita tunggu anggaran dulu untuk diperbaiki,” jelas Rosita.
Bagi warga yang telah menghuni rumah sewa murah ini, dilarang untuk mengalihkan kepada orang lain.
“Untuk warga yang ingin mendaftar harap langsung mendatangi kami,” jelasnya.
Selain itu, penyewa yang menunggak juga diharapkan agar segera melunasi sewa karena uang pembayaran itu akan akan disetorkan ke daerah.
“Harapan bagi penyewa yang menunggak pembayaran sewa untuk segera menyelesaikan tunggakannya, karena itu untuk meningkatkan APBD kita nantinya,” harap Rosita. (rf218)