“Tugas berat menanti di depan saya. Awalnya memang tidak ada niatan saya menjadi Rektor, saya tahu kondisi saat menjabat Plt rektor dan harus menyelesaikan dua tugas utama yakni memverifikasi keuangan dan melakukan gelaran pemilihan rektor secara demokratis dan transparan,” katanya.
Ketika sudah resmi terpilih menjadi rektor, Erwin semakin mantap melangkah menjadi pimpinan Kampus Ungu tersebut. “Saya semakin tertantang ketika mengetahui betapa kompleksnya persoalan yang ada di sini,” ujarnya.
“Saya juga tidak ingin gagal ditempat sendiri. Jujur saya tumbuh dan besar di kampus ini, jika saya gagal di tempat sendiri maka itu sangat memalukan,” imbuh Erwin.
Plt Bupati Kukar Edi Damansyah saat menghadiri pelantikan Rektor Unikarta, berharap agar Erwinsyah bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Edi, ini merupakan momentum tepat untuk melakukan integritas keberlanjutan mengembalikan kejayaan Unikarta ke depannya.
“Kita ketahui Unikarta telah memberikan lulusan berkualitas, keberadaan kampus ini sangat penting di daerah ini oleh karenanya berharap agar pihak rektorat dan yayasan bisa bekerja proporsional, baik dari segi manajemen maupun pendapatan. Tridharma Perguruan Tinggi tidak bisa berjalan kalau tidak ada sinergitas antar yayasan dan rektorat,” harapnya. (hei)