“Yang mereka tempuh itu jalan yang penuh lumpur dan sangat susah sekali dilintasi saat hujan,” kata Samsuddin kepada Koran Kaltim, kemarin
Menurut Samsuddin, murid di daerah itu sangat mengeluhkan kondisi jalan menuju ke sekolah mereka. “Anak-anak di sana tidak seperti anak-anak kota yang manja harus diantar pakai kendaraan pribadi ke sekolah. Tolong kepada pemerintah khususnya OPD terkait agar perhatikan hal ini,” ungkapnya.
“Jangan hanya diperhatikan segera dicarikan solusinya, jangan hanya membangun di wilayah perkotaan tapi kami yang di kecamatan ini seperti dianaktirikan,” imbuhnya.
Menurut Samsuddin, meski defisit anggaran, bidang pendidikan dan kesehatan harus tetap diprioritaskan. “Termasuk infrastruktur yang mendukung pendidikan warga sebaiknya juga diperhatikan, cukup daerah kami saja yang dianaktirikan tapi jangan juga sampai pada tingkat pendidikannya,” tegas Samsuddin. (hei)