“Bersama LPTQ tingkat kecamatan dan Kabupaten bahkan bersama pondok pesantren Nurul Falah Surabaya dan Pondok Pesantren Al Hidayah Tenggarong, FAI Unikarta telah menjalin kerja sama intensif terkait peningkatan Kualitas SDM khususnya profesi guru ngaji,” kata Barak sapaan akrabnya.
Barak menyampaikan saat ini telah dipersiapkan SDM FAI Unikarta yang siap menjadi guru ngaji profesional dan diterjunkan langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Kita sudah meluluskan puluhan guru dan beberapa diantaranya lulus dengan predikat syahada atau dengan kata lain lulus dengan akreditasi khusus yang memenuhi standar guru AlQuran berstandar yakni dengan predikat lulus bersertifikat syahadah dari Nurul Falah Surabaya,” ujarnya.
Mubarak menegaskan istilah guru ngaji yang didengar di masyarakat pada umumnya adalah seseorang yang bisa memberikan pelajaran agama dan identik adalah seseorang tokoh masyarakat yang berjuang dengan ikhlas untuk mengamalkan ilmu, tanpa mengaharap imbalan apapun.
Namun, profesi ini patut diberikan apresiasi yang lebih yakni dengan memberikan predikat terstandar baik secara nasional maupun internasional.
“Saat ini semua serba terstandarisasi begitu pula untuk tugas mulia guru ngaji. Dengan adanya standarisasi yang jelas maka guru ngaji ke depan bukan hanya dipandang profesi yang menjadi pilihan kedua tapi pilihan utama, karena dengan adanya standarisasi yang diperoleh dan diemban oleh seorang guru ngaji maka bisa penghargaan tentang sebuah profesi juga akan sesuai dengan dedikasi tinggi yang diberikannya,” tegasnya. (hei)