“Informasi warga, api diduga berasal dari kediaman Ijong,” kata Kapolres Kukar,AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subbag Humas IPTU Aha Badulu.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh seorang anak kecil yang melihat api dari atas plafon rumah Ijong. Kabar itu kemudian disampaikan kepada Agung, yang sedang bekerja di sebuah bengkel.
Agung dan sejumlah warga sempat berusah memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, namun gagal. Bangunan yang rata-rata terbuat dari kayu membuat api dengan cepat berkobar. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.
Petugas damkar nampak kesulitan melakukan pemadaman karena titik api berada di gang-gang sempit dan banyaknya warga yang menyaksikan musibah itu.
Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18.30 Wita “Untuk penyebab kebakaran masih dalam tahap penyidikan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar lebih,” terangnya. (ami)