Wakil Bupati Mahulu Suhuk mengatakan, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi pengingat perjuangan bangsa melawan penjajahan tetapi juga menjadi semangat dalam menghadapi berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat saat ini.
Tantangan yang dihadapi saat ini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Namun semangat perjuangan tetap harus dijaga, khususnya dalam upaya mengatasi kemiskinan dan ketidakadilan.
“Momentum hari ini adalah kita memperingati Hari Lahir Pancasila, mengingatkan kembali akan perjuangan. Bukan hanya untuk melawan penjajah, tetapi juga berjuang melawan kemiskinan dan ketidakadilan yang ada di Mahakam Ulu,” ujar Suhuk usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Tribun Ujoh Bilang, Senin (1/6/2026).
Peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya kelompok yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan pembangunan.
“Harapannya, dengan memperingati Hari Lahir Pancasila ini semakin menguatkan komitmen kita untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama masyarakat kecil,” katanya.
Suhuk mengakui pembangunan daerah saat ini menghadapi tantangan akibat keterbatasan anggaran. Meski demikian, ia menegaskan hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah akan terus berupaya mencari berbagai peluang dan dukungan, termasuk memperjuangkan tambahan anggaran ke pemerintah pusat guna mendukung pembangunan di Mahulu.
“Memang sekarang kita terbentur dengan anggaran seperti yang kita ketahui bersama, tetapi kita tidak putus semangat. Kita terus berjuang,” tegasnya.
“Kita terus berjuang untuk membangun, bahkan berjuang juga di pusat untuk mendapatkan anggaran,” ujar Suhuk.
Suhuk meminta dukungan seluruh masyarakat dan insan media agar bersama-sama mengawal pembangunan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat Mahakam Ulu.
“Kami dari pemerintah daerah memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar perjuangan untuk kesejahteraan masyarakat Mahulu bisa terus berjalan,” pungkas Suhuk.
Editor: Aspian Nur