Pemerintah menargetkan pembangunan dapat segera rampung guna mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa dan pedalaman.
Project Manager Officer (PMO) KDKMP Mahulu, M. Taufik mengatakan saat ini terdapat tiga bangunan KDKMP yang sedang dibangun, masing-masing berada di Kampung Ujoh Bilang, Kampung Long Melaham, dan Kampung Mambes.
“Kan ada tiga bangunan yang sudah dibangun, yaitu di Kampung Ujoh Bilang, Kampung Long Melaham, sama Kampung Mambes,” ujarnya.
Menurutnya, progres pembangunan di masing-masing lokasi terus mengalami perkembangan. Untuk pembangunan di Kampung Mambes, progres pekerjaan saat ini telah mencapai hampir 30 persen.
“Alhamdulillah progres pembangunannya terus berjalan. Saat ini di Mambes progresnya sudah hampir tiga puluh persen,” katanya.
Sementara itu, pembangunan KDKMP di Kampung Ujoh Bilang dinilai paling cepat dibanding lokasi lainnya. Progres pembangunan di lokasi tersebut kini telah mendekati tahap penyelesaian.
“Kalau di Ujoh Bilang ini progresnya sudah hampir delapan puluh persen,” jelasnya.
Taufik mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan KDKMP karena program tersebut merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Dari Kementerian Koperasi juga sudah mengingatkan ke PT Agreenas dan juga yang lain-lain termasuk dari TNI untuk kita menyelesaikan karena ini kan program Pak Prabowo,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan KDKMP nantinya diharapkan mampu mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga wilayah pedalaman Mahulu melalui penguatan ekonomi desa.
“Agar perekonomian masyarakat kelurahan, desa, dan pedalaman itu segera bisa sama, kesejahteraan rakyat bisa merata dengan masyarakat lain,” tuturnya.
Meski pembangunan terus berjalan, Taufik mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait distribusi material bangunan dan kondisi cuaca yang sering berubah.
“Kendalanya material. Kadang musim hujan, kadang panas. Kalau musim hujan ya material, kalau panas juga cuaca panas,” katanya.
Selain faktor cuaca, jarak pengiriman material dari luar daerah juga menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan KDKMP di Mahulu.
“Pengiriman material itu memakan waktu juga, khususnya dari Kota Samarinda,” pungkasnya.
Editor: Erwin