Pesantren Hidayatullah Mahulu Sembelih Empat Sapi dan Enam Kambing, Warga Laham Juga Terima Daging Kurban
2 menit baca0 kali dibaca

2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Empat ekor sapi dan enam ekor kambing disembelih di Pesantren Hidayatullah Mahakam Ulu (Mahulu) di Ujoh Bilang dalam momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah tahun 2026. Sebagian besar hewan kurban tahun ini berasal dari partisipasi masyarakat Mahulu sendiri.
Dewan Pembina Pesantren Hidayatullah Mahulu M Taufik kepada Korankaltim.com menjelaskan, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan tingginya semangat masyarakat untuk berkurban.
“Alhamdulillah kegiatan kurban di Hidayatullah ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita menyembelih empat ekor sapi kurban dan enam ekor kambing,” kata Taufik Kamis (28/5/2026) hari ini.
Tiga ekor sapi berasal dari masyarakat Mahulu, sementara satu ekor lainnya merupakan bantuan dari seorang dokter di Balikpapan.
“Yang paling menggembirakan karena sapi-sapi ini berasal dari Mahakam Ulu semua. Tiga ekor sapi dari Mahulu, satu ekor dari luar, bantuan dari ibu dokter di Balikpapan,” paparnya.
Tahun ini bantuan dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH) tidak masuk ke Mahulu karena fokus penyaluran diarahkan ke Kutai Barat. Meski demikian antusiasme masyarakat Mahulu tetap tinggi sehingga pelaksanaan kurban tetap berjalan baik.
“Walaupun tanpa BMH, semangat warga Mahulu untuk berkurban sangat luar biasa,” sebut Taufik lagi.
Dari seluruh hewan kurban yang disembelih, total daging yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 300 kilogram. Daging tersebut kemudian dibagikan kepada warga sekitar pondok pesantren, wali murid sekolah dibawah naungan Hidayatullah hingga warga di Kampung Laham, Kecamatan Laham.
“Kami juga membagikan ke saudara kami di Kampung Laham sebanyak 35 kresek,” papar Taufik.
Usai proses penyembelihan, pemotongan, hingga pembagian hewan kurban selesai dilakukan, seluruh jamaah dan panitia kemudian melaksanakan salat bersama serta makan bersama di lingkungan pesantren sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.
Jumlah hewan kurban tahun ini mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai enam ekor sapi.
Namun penurunan tersebut dinilai tidak terlalu signifikan dan masih patut disyukuri. “Mungkin faktor ekonomi global juga berpengaruh, tapi tetap kita syukuri karena penurunannya tidak signifikan,” katanya.
Tingginya partisipasi masyarakat Mahulu dalam berkurban menjadi bukti kepedulian sosial dan semangat berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat. “Yang membuat kami bangga, semua sapi dan kambing ini dari warga Mahakam Ulu sendiri,” pungkas Taufik.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG