Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mewakili Bupati Angela Idang Belawan, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengurus masjid di wilayah Mahulu.
Pemkab Mahulu menyenut penyaluran hewan kurban tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan syariat Islam, tetapi juga simbol kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, saya menyambut baik serta mengapresiasi semangat berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat kita,” ujar Suhuk saat membacakan sambutan bupati.
Penyerahan hewan kurban juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mahulu sendiri pada APBD 2026 menyalurkan tujuh ekor sapi kurban ke tujuh masjid di sejumlah kampung di Mahulu.
Adapun masjid penerima bantuan sapi kurban yakni Masjid Al-Muhajirin Kampung Lutan, Masjid Ar-Rahman Kampung Datah Bilang, Masjid Al-Amin Kampung Muara Ratah, Masjid Al-Ma’un Kampung Long Gelawang, Masjid Nur Hidayah Kampung Rukun Damai, Masjid Baiturrahim Kampung Memahak Ulu, dan Masjid Baitul Muttaqin Kampung Ujoh Bilang.
Selain itu, Kabupaten Mahulu juga menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia yang nantinya akan disalurkan ke Masjid Al-Yasin Long Bagun Ulu.
Suhuk berpesan kepada panitia kurban agar proses pendistribusian daging kurban dilakukan secara adil dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Pastikan pendistribusian daging kurban dilakukan secara adil, tepat sasaran, dan sampai kepada tangan masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya,” katanya.
Semangat kurban diharapkan dapat terus memperkuat solidaritas sosial, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu.
Editor: Aspian Nur