Sebelumnya, banjir merendam sejumlah permukiman warga serta mengganggu berbagai fasilitas umum seperti sekolah, gereja, perkantoran, hingga layanan perbankan di wilayah terdampak.
Warga Kampung Laham, Agustinus Paren, mengatakan kondisi saat ini sudah jauh membaik dibanding beberapa hari sebelumnya ketika air masih menggenangi rumah dan akses jalan masyarakat.
“Air sudah surut sejak Kamis lalu. Sekarang masyarakat mulai kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, warga kini mulai membersihkan rumah dan lingkungan sekitar sambil menata kembali barang-barang yang sempat diamankan saat banjir terjadi.
Ia juga menyebut sejumlah fasilitas pelayanan publik mulai kembali beroperasi, termasuk layanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Ujoh Bilang yang berada di Kecamatan Laham.
“Bank BPD hari ini sudah buka lagi, jadi masyarakat juga mulai terbantu untuk urusan pelayanan,” katanya.
Selain layanan perbankan, aktivitas sekolah, perkantoran, dan kegiatan masyarakat lainnya juga mulai berjalan kembali setelah genangan air surut di sejumlah titik.
Sementara itu, warga Kecamatan Long Hubung, Bernadeta Luaq, mengaku bersyukur karena kondisi banjir di wilayahnya juga mulai surut sehingga aktivitas masyarakat perlahan kembali normal.
“Puji Tuhan air sudah surut dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal,” ujarnya.
Menurut Bernadeta, selama banjir melanda masyarakat cukup kesulitan menjalankan aktivitas karena banyak akses jalan terendam. Bahkan beberapa kegiatan sekolah dan ibadah sempat dihentikan sementara demi keselamatan warga.
Namun saat ini, aktivitas pendidikan, pelayanan pemerintahan, dan kegiatan ibadah mulai kembali berjalan secara bertahap di wilayah Long Hubung.
Meski demikian, ia mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mahulu yang telah disalurkan kepada warga terdampak di wilayah Laham dan Long Hubung.
“Bantuan sembako dari pemerintah daerah juga sudah diterima masyarakat dan sangat membantu selama kondisi banjir kemarin,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mahulu bersama BPBD dan Dinas Sosial melakukan pemantauan langsung ke sejumlah kampung terdampak banjir di Kecamatan Laham dan Long Hubung. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada warga terdampak.
Meski kondisi air mulai surut, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi kenaikan debit air apabila curah hujan kembali meningkat di wilayah hulu Mahakam.
Editor: Erwin