Sebanyak 148 personel kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi tingkat kampung tersebut.
Wakapolres Mahulu Kompol Djoko Purwanto menjelaskan, pengamanan telah dipersiapkan melalui rapat koordinasi lintas pihak guna menyamakan persepsi terkait tahapan pelaksanaan pemilihan petinggi.
“Kami mulai dari persiapan melaksanakan rapat koordinasi untuk penyamaan persepsi, supaya kita satu suara terkait apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam pelaksanaan pemilihan petinggi,” ujar Djoko kepada Korankaltim.com usai apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan pemilihan petinggi kampung, Jumat (22/5/2026).
Pengamanan dilakukan sejak sebelum pemungutan suara, saat pelaksanaan, hingga pascapemilihan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Pendistribusian logistik pemilihan dijadwalkan mulai dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. “Sabtu besok kami mulai pengawalan logistik bersama kotak suara ke kecamatan-kecamatan yang nantinya menjadi lokasi TPS dalam pemungutan suara pemilihan petinggi ini,” sebut Djoko lagi.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Mahulu membagi wilayah pengamanan menjadi beberapa zona. Zona I meliputi Kecamatan Long Hubung dan Laham, Zona II Kecamatan Long Pahangai, dan Zona III Kecamatan Long Apari. Sementara Kecamatan Long Bagun akan mendapat dukungan langsung dari Polres Mahulu.
Djoko mengakui tingkat kerawanan pemilihan petinggi lebih tinggi dibanding pemilihan umum lainnya karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kampung. “Kalau bicara rawan, tingkat kerawanannya lebih besar daripada pemilihan presiden ataupun DPR. Karena calon-calon petinggi ini langsung dari masyarakat setempat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Mahulu, Yohanes Belawan memastikan seluruh tahapan persiapan pemilihan petinggi serentak telah siap dilaksanakan. “Untuk kesiapan sudah 100 persen. Tinggal pergeseran logistik saja sesuai jadwal,” kata Yohanes.
Distribusi logistik untuk Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari dijadwalkan pada 23 Mei besok sedangkan wilayah Long Bagun, Long Hubung dan Laham akan dilakukan pada 24 Mei lusa.
Total terdapat 25 TPS yang tersebar di 20 kampung. Awalnya hanya direncanakan 24 TPS, namun dilakukan penambahan karena jumlah pemilih di salah satu kampung cukup banyak.
“Karena jumlah pemilih cukup banyak sehingga untuk mengantisipasi kehadiran pemilih, kita bentuk dua TPS tambahan sehingga total menjadi 25 TPS,” jelasnya.
Editor: Aspian Nur