Forum tertinggi organisasi kepemudaan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan serta estafet kepemimpinan KNPI Kubar ke depan.
Dalam Musda kali ini, muncul satu nama sebagai calon Ketua DPD KNPI Kubar periode 2026-2029, yakni Ferlita Ananda.
Ketua DPD KNPI Kalimantan Timur Arief Rahman Hakim menyampaikan, proses menuju Musda tidak berlangsung singkat. Berbagai tahapan, mulai dari diskusi hingga koordinasi, telah dilakuka.
“Berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan faktual, Musda kali ini hanya diikuti oleh satu calon. Dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar dan justru menjadi bagian dari proses pendewasaan,” kata Arief.
KNPI ke depan diharapkan semakin solid tanpa adanya dualisme kepengurusan. KNPI juga didorong menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan, yang terbuka, inklusif serta mampu merangkul berbagai latar belakang pemuda.
Bupati Kubar Frederick Edwin yang hadir membuka kegiatan Musda menekankan pentingnya peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah dan berharap forum ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid, demokratis, dan berdaya saing.
“Pemuda harus menjadi pionir pembangunan, bukan hanya penonton. KNPI diharapkan mampu melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan luas dan memiliki semangat pengabdian,” sebut Frederick.
Musda disebutnya menjadi ajang demokrasi yang sehat dan bermartabat, dengan tetap mengedepankan persatuan meski terdapat perbedaan pilihan.
Sementara ketua panitia kegiatan Dominikus menyampaikan pelaksanaan musda merupakan amanat organisasi yang dilaksanakan melalui kerja sama seluruh pihak dan mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta.
“Kami berharap Musda ini dapat berjalan lancar, tertib dan demokratis serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan pemuda dan daerah,” kata Dominikus.
Musda KNPI Kubar 2026 diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang konkret serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Editor: Aspian Nur