Sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kubar, Weda, pengelola program Napza, Dody Safari, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Linggang Bigung, Albina Erminita. Ketiganya memaparkan materi dari sisi pencegahan, dampak sosial, hingga aspek kesehatan akibat penyalahgunaan narkotika.
Weda menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Menurutnya, dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi mental dan masa depan pelajar.
“Remaja harus memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu menolak ajakan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitar,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia menambahkan, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi berkelanjutan serta penguatan karakter di lingkungan sekolah dan keluarga.
Sementara itu, Dody Safari menjelaskan berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), termasuk dampak jangka pendek dan jangka panjang yang dapat ditimbulkan. Ia mengingatkan bahwa ketergantungan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpotensi menyeret pengguna pada persoalan hukum dan sosial.
“Jangan pernah mencoba. Sekali terjerumus, dampaknya bisa panjang dan merusak masa depan,” tegasnya.
Dari sisi medis, Albina Erminita memaparkan efek penggunaan narkoba terhadap organ tubuh, seperti gangguan sistem saraf, kerusakan fungsi otak, hingga gangguan jantung. Ia juga mengingatkan pentingnya pola hidup sehat serta keberanian melapor apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan kepedulian pelajar terhadap ancaman narkoba.
Secara terpisah, Dansatgas TMMD ke-127 Wiltas Kodim 0912/KBR, Letkol Inf Doni Fransisco, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nonfisik di wilayah sasaran.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda. Sinergi antara TNI, Dinkes, dan pihak sekolah sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini,” katanya.
Melalui sosialisasi ini, para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjaga diri dan lingkungannya dari penyalahgunaan Napza. Program TMMD ke-127 Wiltas pun menegaskan komitmennya membangun Kubar tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga kualitas generasi mudanya.
Editor: Erwin