Hal itu dilakukan menandai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI dan merupakan pertama kali dilaksanakan PWI Kubar.
Mereka melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Donor darah dipilih sebagai bentuk kontribusi nyata insan pers bagi masyarakat, sekaligus membantu memperkuat ketersediaan stok darah di daerah.
Ketua PWI Kubar Alfian Nur menjelaskan, aksi donor darah tersebut merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap masyarakat. Dalam kegiatan ini PWI Kubar menargetkan pengumpulan 80 kantong darah, sejalan dengan peringatan HUT ke-80 PWI.
“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus hadir dengan kepedulian sosial. Donor darah ini menjadi bentuk nyata kontribusi pers untuk kemanusiaan,” kata Alfian kepada Korankaltim.com.
Ketua panitia pelaksana kegiatan Kornelius Sunardi menambahkan, donor darah ini mengusung pesan empati dan kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi.
“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini,” kata Kornelius.
Aksi donor darah tersebut merupakan hasil kolaborasi PWI Kubar dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Barat, serta melibatkan instansi pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum.
Bupati Kubar Frederick Edwin yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai aksi donor darah sebagai cerminan peran pers yang tidak hanya bergerak di ranah informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan.
“Kegiatan ini menunjukkan pers hadir di tengah masyarakat dan berperan nyata melalui kepedulian sosial. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat,” ujar Edwin.
Diharapkan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang digagas insan pers dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Editor: Aspian Nur