Jumat (6/2/2026) hari ini, personel polres Kubar menyisir pesisir Sungai Mahakam di kawasan Pelabuhan UPTD Melak untuk membersihkan sampah yang menumpuk.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Sat Polairud, Polsek Melak, Dishub UPTD Melak, hingga masyarakat setempat. Fokus utama aksi ini adalah memastikan area vital transportasi air tersebut bebas dari pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu kenyamanan publik.
Kasi Humas Polres Kubar Iptu Sukoco menjelaskan aksi ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam merespons hasil Rakornas di Sentul terkait kebersihan fasilitas sosial dan umum.
"Kegiatan ini adalah tindak lanjut arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami fokus pada area pesisir Sungai Mahakam dan Pelabuhan Melak karena ini adalah fasilitas umum yang sangat vital. Jika kondisinya kotor, tentu berdampak buruk pada kenyamanan penumpang dan berpotensi mencemari lingkungan," ujar Sukoco.
Gerakan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Polri, instansi pemerintah, dan warga dalam menjaga kelestarian alam.
Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan sungai, mengingat posisi strategis Pelabuhan Melak sebagai jalur utama mobilisasi warga di Kutai Barat.
"Melalui semangat gotong royong ini, kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli lingkungan. Sungai Mahakam harus kita jaga bersama dari polusi sampah agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi semua pengguna jasa transportasi air," tutup Sukoco.
Dengan aksi ini, diharapkan kawasan Pelabuhan Melak menjadi lebih tertata, sekaligus menjadi pengingat bagi warga untuk tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai.
Editor: Aspian Nur