Hal ini sejalan dengan upaya membangun kepemimpinan yang transformatif dan mandiri di tubuh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).
Ketua Himpaudi Kalimantan Timur Sri Ningsih menjelaskan, terbentuknya kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk mendorong perubahan dan penguatan peran organisasi, khususnya dalam meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di wilayah perbatasan.
“Pengurus yang dilantik ini memiliki semangat besar untuk perubahan, menuju kepemimpinan yang transformatif dan mewujudkan kemandirian Himpaudi,” ujar Sri kepada Korankaltim.com usai pelantikan Senin (5/1/2026) pagi tadi.
Tantangan geografis Mahakam Ulu tidak menjadi penghalang bagi pengembangan organisasi. Jarak tempuh yang panjang dari tingkat provinsi hingga ke daerah, baik melalui jalur darat maupun Sungai Mahakam, justru mencerminkan komitmen kuat para pendidik dalam membangun kualitas PAUD.
Keberhasilan penguatan organisasi Himpaudi juga tidak terlepas dari kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, serta sinergi dengan organisasi mitra lainnya.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra organisasi sangat membanggakan. Himpaudi difasilitasi dengan sarana yang memadai, dan ini menunjukkan kemitraan yang berjalan sangat baik,” sebut Sri lagi.
Kedepan Himpaudi Mahakam Ulu diarahkan untuk memperkuat fungsi organisasi melalui berbagai program kerja di setiap bidang kepengurusan. Program-program tersebut mencakup peningkatan kompetensi pendidik, penguatan kelembagaan, hingga pemahaman hak dan kewajiban dalam berorganisasi.
“Fokus kami adalah bagaimana kualitas pendidik dan tenaga kependidikan PAUD terus meningkat, sehingga berdampak langsung pada layanan pendidikan anak usia dini di Mahakam Ulu,” jelas Sri Ningsih.
Pengurus yang baru dilantik diminta agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.
“Kuncinya adalah terus meng-upgrade diri, membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait, serta menjalin kemitraan yang baik,” tegasnya.
Dengan penguatan kepemimpinan dan kolaborasi lintas sektor, HIMPAUDI Mahakam Ulu diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu PAUD, sekaligus memperkuat peran pendidik anak usia dini di wilayah perbatasan.
Editor: Aspian Nur