Empat perwakilan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal mengikuti lomba ini yang menjadi wadah untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan daerah agar lebih bernilai ekonomi.
Kepala DKPP Mahulu Engelbertus Ibrahim menjelaskan, Hari Pangan se-Dunia bukan sekadar seremoni tetapi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, kemandirian pangan serta keberlanjutan sumber daya lokal.
“Kabupaten Mahakam Ulu memiliki kekayaan bahan pangan yang sangat beragam, mulai dari umbi-umbian, sayuran, hasil hutan bukan kayu, hingga produk khas daerah yang potensial dikembangkan menjadi pangan bernilai ekonomi,” kata Ibrahim.
Lomba ini menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya PKK dan UMKM untuk berinovasi dalam memanfaatkan bahan pangan lokal agar dapat menghasilkan produk lezat, bergizi dan bernilai jual tinggi.
“Kami berharap inovasi yang muncul hari ini tidak berhenti di acara lomba, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memperkuat identitas pangan lokal Mahakam Ulu,” sebutnya.
Ibrahim mengapresiasi panitia, peserta dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan dan berharap ajang ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pangan dan pengembangan UMKM lokal.
Editor: Aspian Nur