Hal ini disampaikan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan melalui Asisten I Setkab Mahulu Agustinus Teguh Santoso saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Ketahanan Pangan dan Pertanian Tahun 2025 di Ujoh Bilang Senin (8/12/2025) pagi tadi yang mempertemukan jajaran perangkat daerah, lembaga perbankan, organisasi petani hingga perwakilan lembaga konservasi untuk menyamakan arah kebijakan sektor pangan dan pertanian.
“Pola pikir lama harus ditinggalkan. Mahulu membutuhkan paradigma pembangunan baru yang terintegrasi dan berkelanjutan agar ketahanan pangan dapat terwujud,” ujar Agustinus saat memberikan sambutan.
Tujuh instruksi khusus diberikan kepada perangkat daerah, mulai dari penguatan perencanaan RPJMD, pembangunan akses jalan produksi, sinkronisasi program kampung, pengawalan kelestarian lingkungan hingga fasilitasi pasar untuk hasil pertanian lokal.
Konsistensi lintas sektor penting untuk keberhasilan pembangunan pertanian Mahulu. “Keberhasilan kemandirian pangan hanya dapat dicapai melalui kesatuan arah, ketegasan eksekusi dan integritas bersama,” paparnya.
Rakornis ini juga membahas prioritas pembangunan pertanian lima tahun ke depan, termasuk pengembangan Agroteknopark, peningkatan kapasitas petani, hingga penguatan investasi sektor pertanian.
Editor: Aspian Nur