Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata (Kabid Dispar) Kubar Eden Silyanto mengungkapkan, meski Kubar belum menjadi tujuan utama wisata nasional, namun sejumlah destinasi di wilayah ini terbukti mendapat tempat di hati para pelancong.
“Daya tarik utama adalah alam. Wisatawan datang untuk mencari suasana berbeda, menikmati keindahan dan keasrian yang masih terjaga,” ujar Eden kepada KoranKaltim.com Selasa (19/8/2025).
Objek wisata yang paling diminati diantaranya Jantur Mapan, Danau Aco, Jantur Tabalas, Danau Beluq, Lamin Jamrud Tj Isuy, Jantur Geronggong, Gunung S hingga Hutan Ulin. Destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata yang memadukan panorama alam, air terjun dan kekayaan budaya lokal.
Wisatawan yang berkunjung ke Kubar berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Balikpapan hingga Kukar. Sedangkan wisatawan mancanegara yang datang umumnya berusia antara 20 tahun hingga 40 tahun ke atas dengan tujuan utama menghabiskan masa liburan di tengah nuansa alam.
“Kedatangan mereka tidak menentu, ada yang datang di akhir pekan, ada juga pada hari-hari tertentu. Umumnya, yang datang dari jauh adalah orang-orang yang memang gemar liburan dan tertarik pada wisata bernuansa alam dan budaya,” sebut Eden lagi.
Di antara banyak pilihan, Gunung S menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat lokal. “Kalau di Gunung S itu lebih ke wisata keluarga atau anak muda. Jadi lebih dominan wisatawan lokal yang berkunjung ke sana,” paparnya.
Selain itu, air terjun Jantur Mapan dan Jantur Tabalas, serta Danau Beluq dan Danau Aco juga tak kalah ramai dikunjungi. “Banyak juga yang datang ke Jantur Mapan untuk menikmati suasana sekaligus berswafoto,” bebernya.
Tarif masuk ke sejumlah destinasi wisata di Kubar masih tergolong terjangkau, yakni mulai Rp5 ribu untuk wisatawan lokal hingga Rp65 ribu bagi wisatawan mancanegara.
“Harga tiket ini relatif murah, sehingga tidak memberatkan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di Kubar,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur