Bantuan yang berisi gula dan minyak goreng per paket tersebut diangkut menggunakan satu unit longboat melalui jalur Sungai Mahakam dan diterima langsung oleh pihak kecamatan bersama Polsek Long Apari.
Bantuan ini akan disalurkan ke 10 kampung di wilayah Long Apari. Rinciannya, Kampung Long Apari sebanyak 193 paket, Noha Tifab 96 paket, Noha Silat 112 paket, Noha Buan 217 paket, Tiong Ohang 268 paket, Tiong Buu 208 paket, Long Kerioq 183 paket, Long Penaneh I 160 paket, Long Penaneh II 66 paket, dan Long Penaneh III 79 paket.
Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat, anggota Polsek Long Apari, dan perangkat kampung. Selanjutnya, paket bantuan dibawa oleh petinggi dan pengurus kampung untuk dibagikan langsung kepada warga.
Kapolsek Long Apari, IPDA Juan Higang, mengatakan kondisi jalur transportasi air menuju Long Apari saat ini dalam keadaan normal sehingga proses pengiriman bantuan berjalan lancar.
“Air Sungai Mahakam saat ini normal sehingga long boat maupun speedboat bisa melintas tanpa hambatan. Kami juga memastikan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Long Apari tetap aman dan kondusif,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu proses distribusi di lapangan.
“Kami ikut membantu masyarakat dalam menurunkan dan menyalurkan paket bantuan ini. Harapannya, seluruh bantuan bisa segera diterima warga yang membutuhkan di masing-masing kampung,” jelasnya.
Dengan tersalurnya bantuan ini, warga di Long Apari diharapkan dapat terbantu memenuhi kebutuhan pokok, terutama bagi daerah yang jarak dan akses transportasinya cukup menantang di wilayah perbatasan Mahulu.
Editor: Erwin