Kegiatan ini diinisiasi Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK SD) Disdikbud Kubar bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK).
Pelatihan Lo merupakan tindak lanjut dari Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, Peraturan Mendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, serta Perdirjen 2025 tentang pembelajaran coding di sekolah.
Kepala PTK SD Disdikbud Kubar, Lemiyana Kartini, menjelaskan fokus kebijakan ini adalah peningkatan kompetensi guru dalam bidang coding dan AI terhadap tenaga pendidik penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di Kubar.
“Sasarannya guru SD dan SMP penerima BOSP dengan jumlah siswa lebih dari 400 orang,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Lanjutnya, kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap, yakni luring dan daring. Untuk tahap luring digelar mulai 11 hingga 15 Agustus 2025 di Aula Disdikbud Kubar.
Selanjutnya, tahap daring melalui Learning Management System (LMS) akan berlangsung hingga Desember 2025.
Materi yang disiapkan mencakup pengenalan coding, dasar kecerdasan artifisial, integrasi pembelajaran berbasis teknologi, hingga praktik pengajaran kreatif yang diharapkan dapat langsung diterapkan di kelas.
Kepala Disdikbud Kubar, RL Bandarsyah, menegaskan pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang kian cepat.
“Coding adalah bahasa masa depan yang membuka peluang besar di berbagai bidang. Hampir seluruh teknologi sekarang digerakkan oleh bahasa mesin itu. Kemajuan teknologi adalah keniscayaan, dan pendidik harus siap beradaptasi,” tegasnya.
Selain memberikan keterampilan teknis, pelatihan ini juga diarahkan untuk membentuk pola pikir kreatif dan inovatif di kalangan guru. Dengan demikian, mereka tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Program ini diharapkan memperkuat literasi digital pendidik di Kubar sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dengan tuntutan zaman.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Kemendikbud untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0.
Editor: Erwin