Program ini bekerja sama dengan Polres Kutai Barat sebagai mitra pemerintah yang menurut Sekretaris Satgas SPPG Kubar RL Bandarsyah, dapur MBG atau SPPG yang dikelola Polres Kubar 100 persen siap digunakan.
“SPPG Polres Kubar siap melayani pelajar mulai dari hari pertama dan ini akan menjadi pelaksana awal program MBG di Kutai Barat,” jelas Bandarsyah kepada Korankaltim.com Senin (11/8/2025) hari ini.
Nantinya setiap dapur MBG bakal melayani sekitar 3.100 pelajar. Data dari Polres Kubar, dapur SPPG di Barong Tongkok akan melayani 3.163 siswa dari lima sekolah yakni SDN 002 dan SDN 018 Barong Tongkok, SMPN 1 Barong Tongkok, SMAN 2 Sendawar, serta SMAN 1 Sendawar.
Program MBG merupakan kebijakan nasional untuk meningkatkan asupan gizi peserta didik dan mencegah stunting. Program ini memastikan anak-anak mendapatkan gizi cukup setiap hari sekolah, Pelaksanaan di lapangan dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui jaringan SPPG, sementara pemerintah daerah mengoordinasikan wilayah layanan, memastikan data penerima manfaat, serta memfasilitasi kebutuhan penunjang.
Setelah dapur di Barong Tongkok beroperasi, akhir Agustus nanti menyusul SPPG di Royoq, lalu SPPG di Belempung. BGN saat ini juga memetakan rencana lokasi tambahan untuk menjangkau daerah lain tanpa tumpang tindih wilayah layanan. Pemetaan ini mencakup perhitungan jarak, kondisi jalan dan jangkauan sekolah. “Wilayah yang kita layani cukup beragam, jadi titik-titik SPPG perlu diatur agar semua kecamatan yang membutuhkan bisa terjangkau,” jelas Bandarsyah.
Editor: Aspian Nur