Rusandi sebelumnya dilaporkan hilang karena diduga tenggelam di sungai pada Minggu (27/7) pagi dua hari lalu sekitar pukul 06.00 WITA di Jetty Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok. Jarak antara lokasi hilangnya pemuda itu dengan titik penemuan diperkirakan sekitar 3 mil laut.
Kasat Polairud Polres Kutai Barat Iptu Nurman Syarip menjelaskan mereka menerima laporan dari kapten kapal tempat Rusandi terakhir terlihat. "Setelah mendapat laporan tim kami langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi," ujar Nurman kepada Korankaltim.com siang tadi.
Jasad Rusandi selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Harapan Insani Sendawar (RS HIS) untuk divisum dan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kematian. Dugaan awal tidak ada unsur kekerasan, namun proses penyelidikan tetap berjalan,” katanya.
Barang-barang pribadi milik Rusandi seperti pakaian, sandal, dompet dan handphone masih ditemukan di dalam kapal dalam kondisi utuh.
Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Polairud bersama Polsek Barong Tongkok dan telah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.
Editor: Aspian Nur