Tingkatkan Kapasitas SDM, DKPP Mahulu Gelar Bimbingan Transformasi Perencanaan dan Pertanggungjawaban Perjadin
2 menit baca154 kali dibaca

2 menit baca154 kali dibaca

Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, MANADO – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar bimbingan teknis (bimtek) terkait transformasi dan tata cara perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban perjalanan dinas.
Acara ini berlangsung di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Minggu - Rabu (17-20/11/2024).
Kepala DKPP Mahulu, Bernadheta Buaq, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan staf DKPP Mahulu dalam pengelolaan perjalanan dinas sesuai dengan standar nasional.
“Bimtek ini merupakan bagian dari upaya DKPP Mahulu membuka wawasan dan meningkatkan keterampilan staf dari berbagai program dan bidang. Saya berharap kegiatan ini diikuti dengan serius, agar ilmu yang didapat dapat diaplikasikan di Mahakam Ulu,” ujarnya, Senin (18/11/2024).
Bernadheta juga menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber.
“Jangan sampai saat sudah kembali ke Mahulu, baru ingat apa yang ingin ditanyakan,” tambahnya.
Bimtek yang merujuk pada Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Nasional, yang diubah melalui Perpres terbaru ini menghadirkan narasumber utama, Budiman Tahir, Widyaiswara Ahli Madya, yang menyoroti pentingnya transformasi tata kelola perjalanan dinas yang akuntabel dan transparan.
“Kegiatan ini sangat penting karena perjalanan dinas adalah hal yang sering dilakukan oleh ASN. Semua pihak harus memahami aturan agar tidak ada kesalahan yang dapat menimbulkan masalah, seperti perjalanan dinas fiktif atau penyalahgunaan anggaran,” bebernya.
Ia menambahkan, bimtek ini juga menjadi bagian dari peningkatan kapasitas ASN yang wajib diikuti minimal 32 jam pelatihan dalam setahun.
“Apa yang dilakukan DKPP Mahulu ini patut diapresiasi, karena menunjukkan komitmen mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi,” katanya.
Dalam sesi pembahasan, Budiman juga mengingatkan peserta bimtek tentang pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran daerah.
Ia menyoroti bahwa banyak pejabat publik masuk penjara akibat penyalahgunaan kewenangan, seperti mark up biaya perjalanan dinas atau korupsi lainnya.
“ASN harus bekerja sesuai aturan, karena kesalahan kecil pun bisa berdampak besar. Kegiatan ini adalah langkah tepat untuk mencegah hal-hal seperti itu,” tegas Budiman.
Bahkan, berharap bimtek serupa dapat dilanjutkan secara rutin dengan materi yang lebih bervariasi di masa depan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan perjalanan dinas di Mahakam Ulu, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas ASN di daerah terkecil di Kalimantan Timur ini.
Editor: Erwin

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG