Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh meminta masyarakat setempat agar segera melakukan evakuasi barang-barang berharga ke tempat yang aman.
Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi bencana ini, terutama dengan belajar dari pengalaman banjir sebelumnya.
“Berkaca dari pengalaman yang lalu, kita jangan lengah. Kondisi sekarang, Long Pahangai dan Long Apari sudah banjir besar,” katanya, Senin (8/10/2024).
Ia juga menegaskan agar masyarakat segera bertindak, khususnya yang ada di Ilir, seperti Kecamatan Long Bagun, Laham, dan Long Hubung, karena dikhawatirkan air akan mengalir ke wilayah ini.
“Seyogyanya masyarakat di sini harus siap sudah. Mulai memindahkan barang-barang ke tempat yang aman. Ini harus dilakukan sekarang juga," ujarnya.
Untuk menangani situasi ini, sejumlah lembaga telah turun tangan, termasuk BPBD, Satpol-PP, Bagian Umum Setkab Mahulu, Polres, dan Kodim.
“Semua lembaga kita sudah turun membantu evakuasi sejak sekarang. Banjir di Long Pahangai sangat besar, bahkan lebih besar dibandingkan kemarin,” tambahnya.
Ia juga mengkhawatirkan meluapnya Sungai Boh yang bisa memperburuk kondisi. “Sungai Boh tadi juga banjir, dan ini kemungkinan bisa semakin dalam lagi,” ujarnya.
Terkait warga yang tinggal di bantaran Sungai Mahakam, Ia berharap pemerintahan mendatang bisa memberikan perhatian lebih pada relokasi penduduk.
“Kita sudah menyampaikan agar, demi keamanan, warga pindah ke tempat yang lebih aman di sepanjang jalan poros. Ini penting untuk menghindari dampak banjir di masa depan,” imbuhnya.
Editor: Supiansyah