“Selama dua periode kami memang prioritaskan akses jalan karena walaupun program pemerintah sudah dirancang dengan baik, kalau akses itu tidak ada, tidak mungkin bisa maksimal," sebut Yapan kepada Korankaltim.com, Rabu (2/10/24).
Dari 190 kampung dan 4 kelurahan pada 16 kecamatan, hanya menyisahkan beberapa kampung yang belum dilakukan rigid jalan. Sementara kecamatan yang hampir 100 persen terkoneksi adalah Barong Tongkok, Melak, Damai, Linggang Bigung, Nyuatan, Tering, Long Iram, Mook Manar Bulatn dan Sekolaq Darat.
Kecamatan lain seperti, Jempang, Muara Pahu, Siluq Ngurai, Penyinggahan, Bentian Besar dan Bongan rata-rata sudah diatas 80 persen sudah terkoneksi.
Pembangunan infrastruktur jalan ini adalah legasi atau warisan untuk masa depan namun menurutnya publikasi terkait kegiatan pemerintah dinilai kurang sehingga masyarakat menganggap tidak ada pembangunan.
“Jadi sekarang sudah terkoneksi semua, cuma sayang kegiatan yang kami lakukan ini memang tidak termuat di media masa." ungkapnya.
Pada akhir tahun 2023 lalu tercatat jalan kabupaten dalam kondisi bagus sebesar 59 persen dari total panjang jalan 1.523 kilometer. Penanganan jalan untuk ruas yang menjadi kewenangan Kabupaten sepanjang 580 kilometer. Sedangkan ruas jalan ke kawasan pemukiman, jalan kampung dan jalan poros antar kecamatan yang sudah terbangun sepanjang 389 kilometer, serta pengerjaan agregat batu pasir dan timbunan sepanjang 196 kilometer.
Editor: Aspian Nur