Partai Gerindra, yang mendominasi DPRD dengan perolehan kursi terbanyak sudah mengusulkan Devung Paran sebagai kandidat ketua definitif untuk periode 2024-2029.
Dengan delapan kursi yang dimenangkan oleh Gerindra, partai ini memiliki posisi terkuat di DPRD Mahulu. Ketua DPC Partai Gerindra Mahulu Novita Bulan menyatakan nama Devung Paran telah diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra dan saat ini dalam proses.
"Ibu Devung Paran sudah diusulkan, surat dari DPP kemungkinan segera keluar dalam waktu dekat," kata Novita Bulan Selasa (10/9/2024) hari ini kepada Korankaltim.com.
Penetapan ketua definitif dinilai mendesak karena banyak keputusan penting yang memerlukan peran ketua DPRD, terutama dalam hal pengesahan anggaran pembangunan.
Dengan adanya ketua definitif, fungsi-fungsi DPRD seperti pengawasan, penganggaran dan pembuatan peraturan daerah dapat dijalankan lebih optimal.
"Kami membutuhkan ketua definitif untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis, terutama terkait penetapan APBD yang mendesak dilakukan sebelum akhir tahun," paparnya.
Selain itu diungkapkan Bulan, dua kader Gerindra telah dipersiapkan untuk dilantik menjadi anggota DPRD melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW).
Penggantian ini dilakukan karena dua anggota DPRD dari Gerindra yakni Novita Bulan dan Owena Mayang Shari Belawan akan mengundurkan diri untuk maju dalam Pilkada Mahulu 2024.
"Kami sudah menyiapkan Ibu Kerawing dan Pak Idham Tangin sebagai pengganti melalui PAW. Proses ini akan berjalan setelah Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Kaltim diterbitkan," sebut Bulan.
Dirinya juga meminta kedua calon PAW untuk segera berkoordinasi dengan KPU Mahulu guna mempersiapkan kelengkapan berkas yang diperlukan.
Dengan proses penetapan ketua definitif dan PAW yang segera diselesaikan, diharapkan DPRD Mahulu dapat kembali bekerja dengan efektif untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Editor: Aspian Nur