Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Bernadheta Buaq kepada Korankaltim.com, Senin (9/9/2024).
Dirinya mengaku dengan meningkatnya produksi pertanian, khususnya padi, para petani di lima kecamatan mulai memfokuskan kembali usaha mereka di bidang pertanian. Meskipun sebelumnya banyak yang hanya bertani untuk keperluan pribadi.
Dia menjelaskan, mayoritas penduduk Mahulu berstatus petani, banyak di antara mereka yang tidak fokus penuh pada pertanian. Untuk memacu kembalinya minat bertani, program BBT dirancang sebagai dukungan finansial langsung bagi para petani.
Hal tersebut terbukti dari aktivitas petani Mahulu pada tahun lalu, sekitar 4.000 petani dari lima kecamatan yang berpartisipasi dalam program ini.
"Program ini cukup berhasil dan hasilnya mulai terlihat. Walaupun angka pastinya saya belum tahu, tapi berdasarkan laporan yang ada, produktivitas petani meningkat setiap tahunnya," ungkapnya.
Atas hal itu, sejak tahun ini, penyaluran dana bantuan dilakukan melalui ketua kelompok tani, mengikuti syarat baru dalam bentuk hibah.
"Kalau dulu boleh langsung ke petaninya, sekarang sudah tidak bisa lagi. Dana harus disalurkan lewat ketua kelompok tani," tambahnya.
Ia mengakui bahwa meskipun ada keterlambatan penyaluran dana karena kendala administrasi di tahun ini, pihaknya berharap program ini tetap mencapai target yang diharapkan.
Pasalnya, program BBT ini fokus pada komoditas padi ladang dan padi sawah, dengan bantuan berupa uang langsung untuk penanaman padi.Sementara bagi petani perkebunan, bantuan lebih berupa bibit atau pupuk.
Lebih lanjut Buaq sapaan akrabnya itu mengaku, di tengah keberhasilan program ini, Kampung Data Bilang, Kecamatan Long Hubung menjadi contoh wilayah yang mulai memproduksi padi secara berlebih, sementara daerah lainnya masih fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi.
"Ke depannya, pemerintah daerah berharap para petani dapat menjadikan hasil pertanian mereka sebagai sumber pendapatan yang lebih besar, bukan hanya untuk konsumsi sendiri, namun juga untuk memenuhi kebutuhan pasar," jelasnya.
Karena melalui program BBT ini diharapkan terus mendorong pertumbuhan pertanian di Mahulu dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.
Editor: Supiansyah