Bukan tanpa alasan Budiyarta merasakan haru tersebut, pasalnya dirinya berhasil memenuhi janji untuk untuk memberikan bantuan kursi roda kepada satu dari beberapa anak asuh bernama Raymundus.
"Tujuan saya datang ke panti asuhan ini untuk menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang penghuni panti asuhan," ucap Budiyarta kepada Korankaltim.com Selasa (28/8/2024)
Dan rasa haru terlihat dari wajah Sang Kapolres saat menyerahkan kursi roda tersebut karena dirinya bisa menepati janji setelah pada kunjungan pertama ke Panti Asuhan Bhakti Luhur awal Agustus 2024 lalu kondisi kursi roda Raimundus, bocah berusia 13 tahun itu rodanya sudah tidak layak dipakai. Karena itulah dirinya berjanji memberikan bantuan kursi roda yang baru.
"Kita semua harus bersyukur karena diberikan Kesehatan, beda dengan mereka yang harus menjalani hidupnya seperti ini," ucap Budiyarta penuh haru.
Budiyarta juga mengaku bahagia karena bisa memberikan sedikit rezeki buat adik-adik di panti asuhan tersebut. Selain kursi roda, Polres Kutai Barat juga memberikan bantuan berupa sembako.
Terpisah, pengelola panti asuhan Bruder Siprianus Siki menyebut Raymundus memang memiliki beberapa gangguan, mulai dari keterbelakangan, bisu tuli, hambatan gerak, hingga epilepsi. Kursi roda yang lama tersebut merupakan bantuan dari panti asuhan yang ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dalam perjalanan waktu karena sudah lama kondisinya sudah mulai rusak.
"Bapak Kapolres melihat kursi rodanya sudah tidak layak, jadi hari ini beliau datang memberikan bantuan kursi roda kepada Raymundus," kata Bruder.
Editor: Aspian Nur