Kepala SDN 01 Busur Antonius kepada Korankaltim.com disela kegiatan menjelaskan pentingnya vaksinasi sebagai upaya perlindungan terhadap kesehatan anak-anak. "Ada delapan rombongan belajar dari kelas satu dan dua pada vaksinasi hari ini" ucap Antonius.
Setelah divaksin dengan cara memberikan satu tetes ke dalam mulut, seluruh murid diperbolehkan pulang untuk istirahat sebagai langkah proaktif dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit. "Polio masih merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, dan vaksinasi merupakan cara efektif untuk mencegah penyebarannya." sambung Antonius.
Orangtua murid pun merasa senang dengan adanya kegiatan vaksinasi polio ini. "Kami sangat setuju dan memberi dukungan penuh program vaksin ini, karena baik untuk anak-anak," ujar Ina, orangtua murid.
Pihak Puskesmas Barong Tongkok pun berterima kasih atas dukungan dari pihak sekolah dan orangtua murid hingga proses vaksinasi berjalan lancar. "Target kami 100 persen anak didik kelas 1 dan II atau maksimal umur 8 tahun hari ini mendapatkan vaksin polio." Kata Lina, petugas vaksin dari Puskesmas Baring Tongkok.
Untuk murid yang sakit seperti demam, diare, muntah atau baru sembuh untuk sementara belum bisa divaksin sesuai anjuran dari Dinas Kesehatan. "Untuk yang belum vaksin, akan ada tim kesehatan yang akan mendata ulang dan pasti akan diberikan nantinya," tegas Lina.
Editor: Aspian Nur