Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahulu bertugas untuk itu dengan satu diantara tugas mereka adalah
optimalisasi jembatan penghubung dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga kecamatan.
Kepala PUPR Didik Subagya mengatakan Jembatan Butuan yang jadi penghubung antara kecamatan Long Bagun dan Long Pahangai jadi prioritas mereka.
"Jembatan itu krusial," kata Didik kepada Korankaltim.com, Senin (29/1/2024) hari ini.
PUPR Mahulu sudah berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim terkait hal itu.
"Saat ini alat sudah dikirim ke situ, tidak ada yang bertanggung jawab di situ. Baik APBN, provinsi maupun kami (PUPR Mahulu)," jelasnya.
Maka, sembari dirinya menunggu informasi kembali dari pihak Pemprov Kaltim, dirinya akan mengirim alat-alat ke Kecamatan Long Pahangai untuk menangani akses transportasi di kecamatan yang jaraknya tak jauh dari daerah perbatasan itu.
PUPR juga akan melakukan optimalisasi terhadap SPAM yang belum optimal di dua Kecamatan, yaitu Laham dan Long Hubung.
"SPAM di Mamahak Besar (Mambes) sudah ngalir, cuma kapasitasnya kita tingkatkan. Laham tahun ini belum, Laham sama Long Hubung belum. Dua tempat ini yang SPAM nya akan dimaksimalkan," ucap Didik.
Editor Aspian Nur