Terdapat ratusan peserta sunatan massal yang berasal dari kampung Ujoh Bilang, Long Melaham, Mamahak Besar dan Long Apar yang mana diketahui peserta sunat massal ini 75 persennya berasal dari warga muslim dan 25 persennya berasal dari warga non muslim.
"Kebetulan dari acara sunatan ini pesertanya mengkoordinasikan sebanyak 75 persennya untuk muslim dan 25 persen untuk non muslim," kata Ketua Baznas Mahulu, Sugeng Santoso kepada korankaltim.com.
Dia menjelaskan bahwa program ini merupakan program tahunan yang wajib dilakukan oleh Baznas Mahulu. "Program ini sudah menjadi program tahunan," tambahnya.
Sehingga dari terselenggaranya program ini dia berharap dapat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat yang mengikuti. Sementara untuk sumber dana atas kegiatan tersebut, dia menyebutkan itu berasal dari Baznas Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Mahulu.
"Semoga dengan adanya Baznas di Mahulu, semua bisa terbantukan," tutupnya.
Editor: Maruly Z