Diantara ke-13 kasus ditangani tersebut, yang paling menonjol adalah pembunuhan dan pembakara yang terjadi di mes perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SAU pada 14 Oktober 2023 lalu.
Hal ini dijelaskan Kapolres Mahulu AKBP Anthony Rybok saat rilis akhir tahun kepada media Kamis (21/12/2023) hari ini. "Kasus itu yang paling menggemparkan masyarakat Mahakam Ulu," sebut Anthony di gedung Polres Mahulu.
Dibandingkan kasus atau kejadian di daerah lain, tindak pidana maupun laporan yang masuk kepada Polres Mahulu sejak Januari hingga November 2023 ini relative sedikit. "Ini satu tahun, kejadian sedikit berarti sangat aman dan kondusif kalau dibandingkan dengan Polres daerah lain," paparnya.
Sementara untuk penanganan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di tahun 2023 ini terungkap sembilan kasus yang saat ini sedang berproses dengan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 59 gram sabu senilai Rp115 Juta. "Untuk Polsek ada 10 kasus dan laka lantas ada dua kasus," ucapnya.
Rincian dari 13 kasus yang sudah ditangani masing-masing dua kasus perusakan, tiga kasus pencurian, penggelapan dua kasus, pemalsuan satu kasus, penganiayaan satu kasus, pembunuhan satu kasus, pengeroyokan satu kasus dan laka air satu kasus.
"Jadi sampai saat ini ada enam kasus yang sudah kami selesaikan, jadi masih ada tunggakan kami terkait kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat," paparnya.
Untuk enam kasus yang berhasil diselesaikan secara keseluruhan sebesar 42 persen dari Laporan Polisi (LP) yang sudah ditangani.
Editor: Aspian Nur