Kapal Motor (KM) Noerbudi Express yang berangkat dari Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hendak ke Sungai Kunjang, Kota Samarinda, kandas di perairan kawasan Kampung Mamahak Besar (Mambes), Kecamatan Long Bagun, Mahulu pukul 09.00 WITA disebabkan jangkar kapal yang tiba-tiba terputus.
KM Noerbudi Express awalnya berangkat dari Pelabuhan Batoq Kelo pada pukul 07.00 WITA pagi untuk melakukan perjalanan ke Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Samarinda.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan kepada Korankaltim.com mengakui adanya kejadian itu namun dipastikannya tidak ada korban jiwa, semua penumpang selamat dan dievakuasi menggunakan perahu ketinting.
"Kebetulan staf saya ada juga di Kampung Mambes itu, jadi saya langsung kerahkan untuk memberikan bantuan," ujar Agus siang tadi.
Peristiwa tersebut membuat panik puluhan penumpang di dalam kapal yang langsung mengenakan life jacket. Nahkoda kapal mencoba membawa KM Noerbudi Express ke tepi sungai, tetapi malah menabrak pohon. "Nahkoda kapal sempat sulit mengendalikan kapal, dia ke pinggir tapi nabrak pohon di tepi sungai," ungkapnya.
Agus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menggunakan life jacket ketika melakukan perjalanan melalui jalur sungai untuk menjaga keselamatan saat terjadi peristiwa yang tidak diperkirakan terjadi.
Editor: Aspian Nur