PKD digelar dengan tujuan membangkitkan semangat pemuda Mahulu sebagai upaya pelestarian kebudayaan lokal yang dilakukan melalui perlombaan diikuti lima kecamatan di Mahulu.
Direktur Program PKD Mahulu Bahalan Tingang menyebut kegiatan ini merupakan program nasional dari Kemendikbud dan dilakukan berskala nasional, regional hingga kabupaten dan kota.
PKD mengikuti kondisi kewilayahan, kalau dilaksanakan di tingkat nasional maka kebudayaan, tradisi yang digelar dalam PKD itu menurut kebudayaan yang ada di negara Indonesia.
Sehingga, di provinsi maupun kabupaten kota juga mengikuti menurut kondisi kewilayahan itu sendiri seperti yang akan digelar di Mahulu kali ini.
PKD baru pertama kali dilakukan di Mahulu dan yang kedua di Kalimantan Timur. PKD diisi kegiatan diantaranya olahraga tradisional seperti logoq dan gasing yang sudah dilakukan sejak hari ini, lomba baca dongeng yang diisi dengan cerita-cerita rakyat suku Dayak Mahulu.
Tari-tarian, musik-musik sampe khas Dayak Mahulu, serta lomba menyumpit. Akan digelar juga seminar terkait strategi pemaju kebudayaan daerah sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dan workshop untuk peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang seni.
Editor: Aspian Nur