Peristiwa itu terjadi Kamis (30/12/2023) malam lalu saat penjaga rumah pulang usai bekerja. “Rumah itu yang jaga anak angkat saya, uangnya hilang Rp20 Juta," sebut Juk kepada Korankaltim.com melalui sambungan telepon seluler Sabtu (2/12/2023) siang tadi.
Rumah yang kemalingan diakui Juk rumah miliknya yang memang sejak lama tidak lagi ditempati karena sudah purna tugas dari Pemerintah Kabupaten Mahulu.
Pada hari kejadian anak angkatnya yang menjaga rumah sudah keluar sekitar pukul 09.00 WITA pagi hari untuk bekerja. Pada pukul 23.00 WITA anak angkatnya itu baru pulang karena adanya jam kerja tambahan di kantor.
Sat itu si anak angkat terkejut melihat kondisi rumah yang sudah berantakan. Pintu-pintu kamar yang sebelumnya terkunci rapat, terlihat dibuka paksa dengan linggis lantaran benda tajam itu ditemukan di tengah rumah yang diduga tertinggal oleh maling yang buru-buru untuk kabur.
Sementara lemari-lemari yang juga ditutup juga terbuka dan pakaian berserakan di atas lantai. Melihat kondisi itu penjaga rumah pun bergegas mengecek barang-barang miliknya dan ternyata uangnya Rp20 Juta raib.
"Untungnya emas 30 gram yang ditinggal di rumah milik almarhum ibunya tidak sempat diambil. Sepertinya maling ini tidak tahu tempat penyimpanan emasnya," jelas Juk menurut keterangan yang ia peroleh dari penjaga rumah.
Anak angkatnya itu menduga maling yang membobol rumah miliknya menggunakan linggis melalui pintu dapur lantaran pintu dapur saat itu terbuka.
Juk pun berharap Polsek Long Bagun serius menangani kasus ini lantaran dia mengaku khawatir atas keamanan warga. "Tadi saya dengar ada juga rumah warga yang barusan dibobol juga toko pernak-pernik di Ujoh Bilang dimasuki maling," tutup Juk.
Editor: Aspian Nur