Rapim dibuka Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh didampingi Sekretaris Daerah Stephanus Madang dan Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Agustinus Teguh Santoso.
Berdasarkan laporan evaluasi dari realisasi anggaran yang disimpulkan, Bonifasius Belawan Geh menyebut penyerapannya masih terbilang rendah. Sebagaimana dia menilai capaian kerja dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di Mahulu belum bisa memenuhi target.
"Masalahnya adalah ini sudah berulang kali terjadi di setiap tahun. Oleh sebab itu perubahannya sangat minim," imbuh pria yang kerap disapa Boni itu dalam penyampaian terakhirnya dalam rapim kali ini.
Sehingga, dia meminta untuk terus tetap melakukan evaluasi agar hal yang terjadi di hari ini dan sebelumnya tidak terulang kembali. Menurut penilaiannya, dinamika yang terjadi setiap OPD di Mahulu untuk tahun ini yaitu lambatnya proses pengadaan barang dan jasa. Sehingga, dia mengharapkan hal ini jangan lagi terjadi di tahun 2024.
Disisi lain, mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mahulu periode 2014-2015 itu menyebut, jika kondisi ini kerap terjadi, maka anggaran untuk pemerintah daerah Mahulu bisa saja dikurangi karena dianggap kurangnya penyerapan anggaran di akhir tahun. Sehingga dia meminta kepada setiap OPD agar bisa berkomitmen bersiap diri dalam menghadapi hal-hal yang akan dilakukan di tahun yang akan datang.
Terpisah, Stephanus Madang menyebut dari rapim hari ini diharapkan semua pihak memanfaatkan sisa waktu yang ada dan setiap kepala OPD agar lebih serius dan rutin melakukan konsultasi untuk evaluasi percepatan penyerapan anggaran. "Terutama anggaran-anggarannya yang bersifat belanja wajib. Jangan sampai ada yang belum terserap sampai akhir tahun anggaran," imbuh Madang.
Dia juga menyebut dari hasil rapim hari ini, semua OPD menyepakati bahwa akan melakukan rapat lanjutan untuk bersama-sama mencari solusi dan strategi yang baik supaya lelang dini ini nantinya diharapkan dapat dilakukan pada awal Desember tahun ini dan dapat dijalankan pada Januari 2024.
Editor: Maruly Zainuddin