Seleksi jabatan fungsional itu diikuti oleh pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dari Kecamatan Long Hubung, Laham, Long Bagun, Long Pahangai dan Long Apari. Pelaksanaan seleksi tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sendawar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada Jumat, (10/11/2023) lalu.
Dengan adanya ratusan peserta yang mengikuti tes tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, Samson Batang berharap lulusan-lulusan ini dapat memenuhi dari segi kualitas sebagaimana ia mengingat ratusan peserta tes tersebut rata-rata berlatar dari sarjana pendidikan sehingga ia menyoroti pendidikan di Mahulu harus dimulai dari penerapan kurikulumnya. “Iya, paling tidak kan nanti dari dinas akan melakukan sosialisasi terkait Kurikulum Merdeka dan sebagainya,” imbuh Samson.
Meski berasal dari lima kecamatan yang berbeda, Samson dan pihaknya berencana akan merelokasikan lulusan-lulusan tersebut ke dua kecamatan yang ada di dekat wilayah perbatasan yaitu Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai sebagaimana dia mengaku dua kecamatan tersebut baru-baru saja dibangun Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sehingga dia menganggap sekolah yang baru dibuka adalah sekolah yang banyak membutuhkan tenaga pendidik. Namun kini dia belum bisa mengatakan berapa jumlah lulusan guru PPPK yang akan direlokasikan ke dua kecamatan tersebut sebagaimana hal itu akan terlihat di data pokok pendidikan (dapodik).
“Yang lulus akan ditempatkan sesuai kebutuhan yang berdasarkan dengan data dapodik,” tandasnya.
Editor: Maruly Zainuddin