Dalam usaha menjaga agar masa berbunga ini berjalan lancar, pemilik kebun durian kini berjaga-jaga dan membersihkan kebun mereka. Buah durian yang sering disebut sebagai raja buah ini telah mulai menampilkan bunganya, menandakan bahwa dalam waktu dekat akan tiba saatnya panen.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pemilik kebun durian di Kubar, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap buah yang lezat ini. "Saya senang karena saat musim durian tiba, pemasukan meningkat drastis," ungkap Peka salah satu pemilik kebun durian di Kubar Minggu (24/09/2023).
“Harganya bervariasi tergantung dari ukuran dan jenisnya, biasanya kalau yang kecil mulai dari Rp5ribu sampai dengan Rp10 ribu (per biji), kalau yang besar bisa Rp15 ribu sampai dengan Rp30 ribu,” lanjutnnya.
Namun, pada masa berbunga seperti ini, para pemilik kebun harus sangat berhati-hati dalam menjaga kebun mereka. Mereka khawatir binatang seperti monyet, dapat mengganggu proses berbunga yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, mereka harus memantau kebun secara berkala untuk menghindari gangguan tersebut. "Kita harus sering memantau kebun karena seringkali monyet menjadi penyebab proses berbunga terganggu," ujar Peka.
Semua harapan terletak pada masa berbunga durian ini, di mana para petani berharap agar semua usaha mereka tidak sia-sia dan hasilnya melimpah. Musim durian di Kubar bukan hanya menjadi momen penting bagi petani, tetapi juga untuk memanjakan lidah pecinta buah yang lezat ini.
Editor: Maruly Zainuddin