Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Kutai Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) Bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), camat dan panitia pemilihan petinggi di Mapolres Kutai Barat Rabu (22/2/2023) hari ini.
Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman mengatakan, rakor untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berlangsung aman sukses dan kondusif.
"Rapat ini juga untuk pemetaan daerah yang akan kami bagi dalam beberapa rayon untuk penempatan personel dalam membantu pengamanan pelaksanaan pilkades, dan rencananya kami apel gelar pasukan 8 Maret pekan depan," sebut Heri kepada Korankaltim.com.
Pada pertemuan sebelumnya bersama Camat Kecamatan Barong Tongkok Valentinus Klalo disepakati memasukkan unsur kearifan lokal dalam item deklarasi damai yang dilakukan oleh para calon petinggi, yaitu adanya sanksi adat bagi simpatisan, calon petinggi maupun pendukung calon petinggi jika terbukti lakukan black campaign atau kampanye hitam.
Sementara Kepala Bidang Pemerintahan Kampung DPMK Kutai Barat Arminsyah Sumardi T menyebut ada 324 calon petinggi yang mengikuti Pilkades Serentak 2023 nanti, yang 15 diantaranya perempuan.
Dari 324 calon petinggi sebanyak 65 calon adalah incumbent atau pertaha, Dengan 54.720 daftar pemilih tetap serta 134 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Editor: Aspian Nur