Dan memang hal itu terjadi, dimana puluhan pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan, terjatuh ketika melintas di jalan puncak Gunung Punai sejak Sabtu (12/11/2022) pagi tadi.
Bekas galian tanah uruk yang posisinya berada di puncak gunung bagian kanan jalan mengotori jalan dan kondisi itu diperparah saat terkena guyuran hujan, membuat lumpur mengalir ke jalan. Pengguna jalan yang terjatuh diantaranya pekerja tambang batu bara, murid sekolah dan pengguna jalan lainnya.
Bahkan dua siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Barong Tongkok terpaksa tidak masuk sekolah karena jatuh hingga luka dan keseleo. Satu diantaranya mengalami luka robek sehingga lukanya harus dijahit.
Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman melalui Kasatlantas AKP Budi Witikno menegaskan mereka segera memerintahkan pemilik proyek galian untuk membersihkan luberan lumpur tersebut.
"Kami segera arahkan pemilik pekerjaan untuk membersihkan luberan lumpur tersebut, karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan lainnya, " ucap Budi kepada Korankaltim.com pagi ini.
Sementara seorang warga yang terjatuh menemui pihak pemilik kegiatan untuk meminta pertanggungjawaban. "Pemilik pengerjaan mengarahkan untuk bawa berobat yang mengalami jatuh, dan siap bertanggung jawab, walaupun sudah tidak ada kegiatan lagi di situ," ucap pria yang tak ingin namanya di sebutkan.
Penulis : Sunardi
Editor: Aspian Nur