"Terduga pelaku menyerahkan diri di Samarinda dan saat ini dalam perjalanan dibawa ke Polres Kubar untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Asriadi.
Mengenai adanya informasi pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban pencabulan itu dipastikan tidak ada, yang ada pencabulan terhadap korban, namun masih akan dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.
Gerak cepat Kepolisian Resort Kutai Barat ini patut di apresiasi setelah menindaklanjuti laporan dari orang tua korban.
Diketahui sebelumnya, masyarakat Kutai Barat dihebohkan dengan beredarnya video di media sosial sekelompok orang dari keluarga korban mencari terduga pelaku percobaan pembunuhan dan pemerkosaan.
Terpisah, Ketua Organisasi Kemasyarakatan Hinaq Ayaq Bahau Maran (Habama) Hermonius Remon mengatakan, korban adalah bagian dari keluarga besar Habama Kutai Barat.
Terkait kabar sudah ditangkapnya pelaku di Samarinda, pihaknya masih menunggu informasi yang valid penangkapan terduga pelaku. "Kami sudah mendengar informasi bahwa pelaku sudah diamankan, tapi kami masih menunggu keterangan resmi pihak kepolisian," ungkap Remon.
"Jika benar pelaku sudah menyerahkan diri, kami atas nama keluarga korban menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Polres Kubar yang cepat tanggap menangani kasus ini, " ujar Remon lagi
Mewakili keluarga korban, Habama tidak hanya menyerahkan kasus ini ditangani kepolisian tapi sesuai slogan Kabupaten Kutai Barat beradat, maka sanksi adat menanti pelaku pencabulan tersebut. Patut diketahui hubungan pelaku dan korban ini tinggal bertetangga di sebuah kampung di Kecamatan Barong Tongkok.
Penulis : Sunardi
Editor: Aspian Nur