“Kami sedikit kesulitan jika ada kebakaran di pemukiman dikarenakan akses yang sangat sulit untuk ditempuh,” kata Kepala seksi sarana dan prasarana Damkar, Unggul Jimmi kepada Korankaltim.com Jumat (7/10/2022) siang tadi.
SDM terbilang tidak mencukupi jika sebelumnya ada 14 orang dan sekarang tersisa 7 orang saja karena Sebagian mengundurkan diri atau pindah ke instansi lainnya.
“Tahun lalu kami hanya punya 14 personel, tahun ini tersisa 7 orang saja. Penambahan personel sudah diusulkan ke bupati tapi terbentur regulasi,” ungkapnya.
Penambahan jumlah SDM dan sarana prasarana untuk mempermudah kerja Damkar Mahulu masih belum jelas dilakukan tahun ini atau tahun mendatang.
Damkar Mahulu sendiri hanya mampu melayani lima kampung dari dua kecamatan yakni Batoq Kelo, Long Bagun Ulu - Ilir, Ujoh Bilang dan Long Melaham. Kampung lain masih belum bisa terlayani karena sulitnya akses jalan yang harus ditempuh.
Jimmi berharap mereka bisa membantu masyarakat secara maksimal dan pihak terkait bisa sadar dengan kesulitan Damkar Mahulu dari penambahan SDM hingga sarana prasarana supaya menunjang kualitas kerja yang baik.
“Harapan kami bisa melayani masyakarat dengan baik dan maksimal dan nantinya ada penambahan SDM juga sarana prasarana,” pungkas Jimmi
Penulis: Jerry Lukas
Editor: Aspian Nur