"PTM terbatas kita ganti lagi dengan PJJ, baik secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring) untuk tiga hari kedepan," kata Kepala SMPN 1 Barong Tongkok, Giarno kepada Korankaltim.com Rabu (16/2/2022) hari ini.
Langkah ini diambil sesuai dengan prosedur atau syarat yang sudah dikeluarkan sebelumnya saat pelaksanaan PTM terbatas yang sudah berlangsung sejak pertengahan September 2021 tahun lalu.
Selain menghentikan sementara waktu PTM terbatas, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk sterilisasi dan desinfeksi juga menjadwalkan pemeriksaan kepada satu kelas yakni kelas IX yang didapati ada siswa terpapar Covid-19 tersebut.
"Dari koordinasi dengan pihak Puskesmas, teman satu kelas dari siswa yang didapati hasilnya positif kemarin akan diperiksa lagi Selasa pekan depan. Jadi, diminta untuk teman satu kelasnya menjalani isolasi mandiri di rumah sementara waktu ini, begitu pula dengan guru yang melakukan kontak," terangnya.
Pihak sekolah juga menegaskan kelanjutan PTM terbatas ini akan kembali dievaluasi, berdasarkan hasil pemeriksaan pada hari Selasa pekan depan tersebut yang memang akan juga dikoordinasikan kepada Disdikbud Kubar.
“Kalau ada positif lagi maka akan kita lakukan PJJ, tunggu hasil pemeriksaan pekan depan dan juga koordinasi dengan Disdikbud Kubar," tutup Giarno.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur