Lokasi penemuan Jihadul cukup jauh dari tempat dia tenggelam, sekitar satu kilometer. Saat ditemukan warga, jasadnya mengapung.
"Ditemukan warga setempat Kamis malam kemarin sekitar jam sembilan," kata Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar Erwin Sutanto dikonfirmasi Korankaltim.com Jumat (28/1/2022) pagi tadi.
Tim gabungan menggunakan perahu karet yang dipakai selama pencarian untuk segera mengevakuasi jasad bocah tersebut yang terseret arus sungai di kampung tetangga, yakni Jerang Melayu, Kecamatan Muara Pahu.
"Jasadnya terapung mengikuti arus sungai, sampai menuju kampung sebelah di Jerang Melayu. Setelah dievakuasi langsung dibawa ke rumah keluarganya," sebut Erwin lagi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kubar yang diturunkan sebanyak 16 orang menghentikan upaya pencarian setelah penemuan ini dan pagi tadi sudah kembali ke markas.
"Tim masih dalam perjalanan kembali ke Sendawar. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kubar, terutamanya yang berada di pinggiran sungai agar selalu berhati-hati agar musibah seperti ini tidak kembali terjadi. Apalagi saat ini air sudah mulai naik karena hujan, jadi mari saling mengingatkan dan juga waspada," pungkas Erwin
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur