"Beberapa waktu lalu sudah kami ajukan untuk RS Santa Familia bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan persyaratannya pun cukup terpenuhi serta layak. Penandatanganan kerjasama sudah dilaksanakan sejak Desember 2021 lalu, tapi memang belum bisa berjalan, karena masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi," kata Kepala BPJS Kesehatan Kubar Herman Prayudi kepada Korankaltim.com Rabu (12/1/2022) hari ini.
Kerjasama dengan pihak RS Santa Familia ini semata-mata untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman sehingga untuk peserta dan pengguna BPJS Kesehatan mempunyai tambahan opsi menggunakan fasilitas BPJS selain yang sudah ada di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS).
"Jadi masyarakat nantinya bisa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan di rumah sakit swasta ini. Saat ini masih berproses," jelas Herman.
Masih ada beberapa hal yang harus dilakukan dan juga dipenuhi RS Santa Familia dalam jalinan kerjasama ini.
"Mungkin satu adau dua pekan kedepan karena pihak rumah sakit masih mempelajari beberapa hal terkait sistem pelayanan. Ada tenggat waktu yang diberikan, sekitar tanggal 20 bulan ini. Setelah semuanya siap, maka layanan BPJS Kesehatan bisa digunakan oleh masyarakat di RS Santa Familia ini," ujar Herman.
Langkah kerjasama diambil oleh BPJS Kesehatan Kubar agar masyarakat yang selama ini bisa tercakup secara keseluruhan untuk menggunakan fasilitas BPJS serta meminimalisir para pasien yang harusnya segera mendapatkan perawatan menjadi seperti bola ping-pong yang harus dioper kesana-kemari.
RS Santa Familia selama ini memang tidak bisa melayani BPJS Kesehatan sebab pelayanan BPJS Kesehatan selama ini hanya terpusat di RS HIS.
"Selain itu nantinya akan ada persaingan positif diantara kedua rumah sakit ini, khususnya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi keluhan terhadap rumah sakit yang selama ini dirasakan oleh masyarakat," kata Herman lagi.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur