Saat ini jenazah Parsaoran sudah berada di Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu (RSP GSM) di Ujoh Bilang untuk divisum sambil menunggu kabar dari keluarga almarhum.
Kapolsek Long Bangun AKP Purwanto menyebutkan, saat ini pihaknya mencoba mencari kontak keluarga almarhum yang berada di Sumatera, agar dapat mengkonfirmasi apakah keluarga ingin jenazah dipulangkan atau dimakamkan Long Bangun.
“Kemungkinan murni kecelakaan, ketika air Sungai Mahakam sedang tinggi, kemungkinan dia terpeleset dan hanyut, lalu tersangkut batang kayu di Mambes,” kata Purwanto kepada korankaltim.com Sabtu (4/7/2021) siang tadi.
Parsaoran Manullang diketahui sempat bekerja di sebuah perusahaan di Long Bagun namun sekitar sebulan yang lalu berhenti dan beberapa hari tinggal di rumah keluarga angkatnya yang berada di Ujoh Bilang, sebelum akhirnya pamit ingin pulang kampung.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum dan sepertinya sudah lebih dari satu hari meninggal sebelum ditemukan,” tutup Purwanto. Diberitakan sebelumnya, warga Mambes dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki mengapung di Sungai Mahakam kemarin pagi oleh warga yang hendak pergi ke ladang.
Jasad tanpa identitas tersebut ditemukan di Sungai Mahakam dekat Mambes Hilir
Saat itu jasad ditarik dan dibawa ke pinggir Sungai Mahakam untuk kemudian dijaga warga setempat agar tidak hanyut.
Adanya pantangan adat yang tidak memperbolehkan orang yang meninggal di sungai dibawa naik ke kampung terdekat membuat jasad tetap berada di tepi sungai hingga petugas melakukan evakuasi.
Penulis: Yosafat G
Editor: Aspian Nur