Masyarakat pun antusias mendatangi lokasi pasar murah ini yang memang sudah ditunggu dan mereka datang lebih awal, sejak pagi hari. Protokol kesehatan tetap diterapkan, diawasi Satpol PP Kubar.
Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan. "Pemerintah paham akan kondisi yang dialami masyarakat khususnya di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini. Pasar murah ini bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang sangat terjangkau," kata Edyanto.
Orang nomor dua di Kutai Barat ini meminta kegiatan yang dilakukan ini bisa terus dilaksanakan oleh dinas terkait diwilayah Kubar apalagi dengan jumlah kampung yang dimiliki Kubar memang sangat banyak sehingga harapan masyarakat yang kampungnya selama ini belum sempat dilaksanakan, kedepannya juga merasakan hal yang sama.
"Paling tidak dalam setahun bisa dilaksanakan 20 - 30 kegiatan seperti ini, jadi nantinya seluruh kampung yang ada juga bisa terakomodir. Kondisi pandemi yang dialami sekarang memang sangat mempengaruhi kegiatan tersebut. Pada tahun ini saja, hanya bisa dilakukan di 7 titik," ungkapnya.
Kepala Disdagkop Kubar Salomon Sartono secara terpisah mengatakan, pasar murah pada tahun ini memang terkendala dari anggaran sehingga hanya bisa dilakukan di 7 titik hingga di penghujung tahun nanti.
"Tapi kedepannya akan kita upayakan untuk bisa ditambah lagi. Ini saja ada beberapa kampung atau kecamatan yang sudah meminta kegiatan pasar murah bisa dilaksanakan di wilayahnya," kata Salomon.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur