“Di Long Apari, kalo tidak salah baru pada tahun 2004-2005 baru ada jaringan, itupun baru di pusat ibukota kecamatannya saja,” jelasnya (11/6). Dia mengatakan saat ini pihaknya sudah meningkatkan jaringan di Long Apari dan Long Pahangai menjadi 4G dari yang sebelumnya hanya 2G, namun masih terbatas kapasitas koneksinya.
Sebelumnya, dia mengatakan bahwa pihaknya juga telah merencanakan pembangunan 24 menara BTS baru, termasuk di daerah perbatasan. Agar dapat memenuhi kebutuhan jarinagn internet bagi pemerintahan dan masyarakat di daerah-daerah tersebut,
Selain ingin mengjangkau wilayah penduduk di daerah perbatasan, pihaknya juga ingin meningkatkan koneksi internet dan telepon di Pos Penjaga Perbatasann (Pospamtas), meskipun pada saat ini sudah ada menara BTS mini yang berdiri disana. Menara BTS mini tersebut masih dianggap kurang memadaibaik dari tingkat kecepatan koneksi internet maupun kapasitas signal itu sendiri.
“Jaringannya sudah 4G, tapi masih terbatas, hanya bisa digunakan beberapa HP (Handphone) saja,” ungkapnya. Untuk itu pihaknya berencana akan memasang koneksi Vsat baru, yang dapat membantu kinerja menara BTS mini yang sudah ada sebelumnya. Diharapkan dengan peningkatan koneksi internet tersebut, petugas Pospamtas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efisien, untuk selalu terhubung dengan dunia luar. (yks621)
Penulis : */yosafat
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Sabtu tanggal 12 Juni 2021