Dijelaskannya, pada hari kedua pencarian ini tim gabungan hanya mengoptimalkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan radius hingga 1 km. Sebab, kondisi dasar sungai yang tidak diketahui menjadi pertimbangan untuk pencarian masih dilakukan di sekitar lokasi.
"Kita tidak tahu kondisi dasar sungai, mungkin ada tumpukan kayu dan sebagainya. Begitu juga dengan arus bawah sungai sehingga pencarian masih dilakukan disekitar lokasi kejadian hingga radius 1 km," terangnya. Disampaikannya pula, sejak Rabu pagi tim gabungan tersebut masih berfokus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Tetapi memasuki siang hingga sore hari, radius pencarian pun kembali diperluas didukung dengan kondisi cuaca yang cukup panas. "Info terakhir, pada sore ini. Radius pencarian pun diperluas hingga hampir mencapai 3 km, tepatnya hingga lokasi jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) Kecamatan Melak. Namun masih belum ada ditemukan," tambahnya.
Untuk diketahui, identitas korban tenggelam tersebut yakni Isenceet (61) seorang pria paruh baya yang tinggal di Kampung Sekolaq Oday Rt 3 Kecamatan Sekolaq Darat. Pada saat kejadian, Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 09.00 korban bersama istrinya sedang mencari ikan di Sungai Mahakam tepatnya di Pelabuhan Royoq, Kampung Karang Rejo.
Selanjutnya korban diketahui terjun ke dalam sungai untuk mengejar perahu rakit yang hanyut terbawa arus karena lupa diikat. Namun sesaat setelah terjun ke dalam air, korban tidak kembali muncul ke permukaan. Sehingga istri korban langsung melaporkan hal ini ke RT setempat dan diteruskan ke BPBD Kubar serta pihak kepolisian yang kemudian langsung melakukan pencarian.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : Bambang Irawan